Bandar Lampung,
Jumat, 4 September 2026
Suasana belajar tak biasa menyelimuti kawasan Politeknik Negeri Lampung (POLINELA). Sebanyak puluhan siswa-siswi kelas 4 hingga 6 SD Xaverius melepas sejenak rutinitas ruang kelas untuk mengikuti kegiatan outbound dan edukasi alam secara langsung. Didampingi oleh para dosen dan teknisi laboratorium POLINELA, para siswa diajak mengenal dunia pertanian modern dan perikanan melalui pengalaman sensori yang seru.
Belajar Tanaman: Memetik Rampai Khas Lampung
Sesi pertama dimulai di area perkebunan eksperimental. Di sini, para siswa diajarkan perbedaan dasar berbagai jenis tanaman hortikultura. Momen yang paling dinanti tiba saat mereka dipersilakan memetik buah rampai—tomat kecil khas Lampung dengan rasa asam segar yang khas—langsung dari pohonnya.
Dengan dipandu instruktur, anak-anak belajar mengenali mana buah yang sudah matang sempurna berdasarkan warna dan teksturnya. Pengalaman memetik langsung ini mengajarkan mereka bagaimana proses panjang sebuah bahan pangan tumbuh hingga siap dikonsumsi.

Belajar Perikanan: Keseruan Menangkap Ikan Tanpa Alat
Petualangan berlanjut ke kolam budidaya perikanan POLINELA. Setelah mendengarkan penjelasan singkat tentang siklus hidup ikan air tawar, para siswa diajak menguji ketangkasan dalam tantangan gogo ikan—menangkap ikan langsung menggunakan tangan kosong di kolam surut.
Gelak tawa dan sorak-sorai langsung pecah saat anak-anak turun ke area kolam. Menangkap ikan yang licin dengan tangan membutuhkan kesabaran, fokus, dan koordinasi yang baik. Meski baju basah dan terkena cipratan air, raut kegembiraan terpancar jelas saat ada yang berhasil mengepit ikan di tangannya.
Melalui kunjungan edukatif ini, siswa SD Xaverius tidak hanya mendapatkan pengetahuan sains dasar tentang flora dan fauna, tetapi juga belajar menghargai alam serta kerja keras di balik sektor pertanian dan perikanan Indonesia.

Setelah seluruh kegiatan selesai, siswa diberikan ikan dan rampai.




